29 November 2017

Do'a kami di namamu

Cha nanti aku jemput ya, kita pergi bareng ke acara medodareni nya Anggun “
“ Oke tapi aku bawa anak 3 loh ya.. “
“ hoh iya yaa.. udah 3 ya anak ichaa.. huaa “
“ aku pikir tadi cuma nai aja”

Begitulah ekspresi sahabat sekolahku beberapa hari lalu saat menyadari bahwa saat ini aku sudah beranak 3
Walaupun akhirnya aku tidak menjadi membawa semua anak ke acara tersebut

Meski sudah lama tidak bertemu namun sebenarnya teman sekolahku tersebut sudah mendapatkan kabar bahwa aku sudah melahirkan anak ke 3, tetapi saat menyadarinya maka ada rasa tidak percaya sahabatnya ini sudah beranak 3 walaupun anak 3 belumlah tergolong dalam jumlah banyak anak dalam sebuah keluarga

Sebenarnya ekspresi ketidakpercayaan temanku tersebut adalah hal yang wajar, jangankan dia kami ( aku dan suami ) saja kadang masih sering merasa “ oh ya Allah ternyata sudah tiga anak ya “ perasaan baru kemarin kita menikah

Suatu kesyukuran yang mendalam atas nikmatNya diberikan anak anak yang sehat,menggemaskan dan qurrata’ayun
Walaupun bukan tidak pernah mengalami hal sulit dalam menjalani proses membersamai mereka
Tentunya ada banyak hal yang membuat kami orangtua mereka menjadi terus menerus memperbaiki diri,merenung apakah sudah menjadi orang tua yang lebih baik tiap hari nya walaupun bukan yang terbaik namun selalu ikhtiar untuk membantu membersamai anak dalam tumbuh kembangnya agar selalu berada di jalan yang benar sesuai dengan Qur’an dan Sunnah

Bicara mengenai anak rasanya tidak akan pernah ada habisnya
Mulai dari awal kehadiran anak pertama dalam sebuah keluarga baru dimana dengan hadirnya secara otomatis merubah status pasangan suami istri menjadi pasangan orang tua
Dari sana kami sudah mulai selalu tercengang terkaget kaget saat melewati fase demi fase perkembangan anak dengan segala pernak pernik yang menyertainya

Maka dalam tulisan ini saya sebagai ummi nya anak anak ingin mengungkapkan sedikit rasa teruntuk anak anak tercinta

Anak Sulung
Hunaifa Mursyida Rahmani ( kak Nai )

Seperti makna yang tertuang dalam untaian nama yang kami berikan kepadamu nak
Hunaifa ( Lurus ) asal dari kata hanif
Mursyida ( pemimpin )
Rahmani ( kasih sayang )
Kami mengharapkan seorang anak yang sebagai pemimpin yang lurus yang memimpin dengan penuh kasih sayang
Sebagai anak pertama engkaulah pemimpin dan panutan bagi adik adikmu
Kehadiranmu ditengah tengah kami memberikan banyak warna karena engkaulah anak pertama dan cucu pertama
Sebenarnya bila mengingat masa kecilmu ada sedikit rasa bersalah ummi karena kala itu ummi masih meninggalkanmu untuk bekerja
Meski ada perjuangan yang tak terlupakan dan penuh kenangan saat memberimu ASI di siang hari, saat istirahat abi menjemput ummi dengan mengendarai motor agar mempermudah dan mempersingkat waktu, pulang ke rumah untuk menyusuimu secara langsung dan meninggalkan ASIP
Bila diperjalanan tidak ada kendala berarti maka kami akan sampai rumah tepat waktu dan kembali ke kantor tepat waktu pula
Namun tak jarang kami telat saat sampai di rumah ataupun saat kembali ke kantor
Biasanya karena kehujanan atau ban bocor
Kisah perjuangan memberika ASI saat bekerja bisa di intip di sini
Namun semua itu telah berlalu dan ummi menyelesaikan pemberian hak ASI mu hingga usiamu 2 tahun
Kisah di atas hanyalah sekelumit dari serba serbi yang ummi abi hadapi saat menjadi orang tua baru dengan keterbatasan ilmu , maafkan ummi dan abi ya sayang
Kini usiamu sudah hampir memasuki tahun ke 6
Meski akhir akhir ini sejak kehadiran adik dalil kak Nai agak sedikit sensitif dan lebih melankolis ( baca : manja dan jealous ) yang terkadang membuat ummi tak dapat mengendalikan emosi
Ummi tau mungkin kak Nai hanya mencari perhatian , semoga ummi diberikan kemampuan oleh Allah swt untuk terus meningkatkan kesabaran

Anak Tengah
Ufaira Tharifa Saqief ( kak Fai atau adek Fai )

Engkau seperti namamu
Ufaira ( kuat /pemberani )
Tharifa ( tidak ada bandingannya )
Saqief ( bijaksana )
Harapan kami engkau menjadi wanita yang kuat yang tidak ada bandingannya dan bijaksana

Berbeda dengan kakak nya yang melow , Fai lebih cuek , supel dan ceria
Lebih menyukai aktifitas fisik

Di usiamu yang hampir beranjak 3 tahun ini, semakin hari semakin membuat ummi abi sayang padamu , dihari pertama engkau berstatus sebagai kakak engkau tidak menunjukkan reaksi yang berlebihan seperti kak Nai yang salah tingkah saat menyambut kehadiranmu dulu
Yang ummi abi tau engkau sangat menyayangi adikmu
Saat menanti hadirmu ke keluarga ini, ummi memutuskan untuk berhenti bekerja untuk mengurus dan mendidikmu dan kak Nai secara langsung

Anak Bungsu ( Insya Allah sementara )
Dalil Syamil Faqih ( dek Dalil )

Ahh.. nak kehadiranmu semakin menyemarakkan suasana keluarga kecil kita
Nama yang telah ummi abi siapkan saat mengandung kak Nai akhirnya disematkan kepadamu anak ke 3 ummi abi

Dalil ( Tempat bertanya )
Syamil ( Sempurna )
Faqih ( Paham agama )

Tempat bertanya yang memilki pemahaman agama yg sempurna

Amiin Allahumma amiin

Gembira,tertawa bahagia,tangis, perasaan cemas sering ummi abi rasakan namun adanya kalian anak anakku menjadikan ikatan cinta kami semakin erat
Ummi abi percaya setiap anak memiliki keunikan masing masing
Teruslah belajar nak karena anak anak adalah pembelajar sejati
Terima kasih telah membantu Ummi Abi belajar menjadi orang tua yang baik

saat kesabaran ummi teruji dalam menghadapi tingkah laku anak anak dan mencurahkan segala kegundahan hati kepada abi
Kata kata dari abi inilah yang menjadi obat super ampuh

Kita sedang mempersiapkan investasi terbaik bagi kita dan keluarga. Tidak ada orang yang tidak mengalami kerepotan saat sedang mempersiapkan investasi tapi saat kita menuai hasilnya bisa jadi kita akan terharu kala mengetahui ternyata hasil yang kita tuai melebihi kerepotan yang kita alami.

Teruntuk Juli terima kasih telah memilih tema "ungkapan untuk buah hati"

_Batam 29 Nov 2017_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar