20 Juni 2010

Antara Tekanan Suhu dan Kualitas Kesholihan..??


Apa ya kaitannya tekanan suhu pada air dengan kualitas kesholihan seseorang??


Perumpamaan inilah yg aku dapatkan dari halaqah tadi sore di salah satu sisi teras Masjid yg merupakan pojok favorite kami, antusiasku mendengarkan penuturan murobbi mengalahkan hingar bingar acara 3 on 3 basket di lapangan alun - alun yg berada berseberangan dengan Masjid, walaupun aku tau salah satu host acara tersebut adalah sahabatku..


beginilah perumpamaan yg dipaparkan beliau :

pada sebuah pabrik yang memproduksi soft lense memiliki tahapan pensterilan dalam proses pembuatan soft lense yang mana dalam keadaan normal kuman akan mati pada suhu air mendidih, tentunya titik didih adalah 100 derajat celcius,namun ada beberapa kuman yg hanya bisa mati pada suhu diatas 100 derajat yaitu pada 121 derajat celcius, sehingga diputuskan untuk menambah tekanan 3.5 bar,agar suhu naik dan ternyata dengan dipaksanya tekanan tambahan tersebut suhu pun menjadi naik mencapai 121 derajat celcius,,dan kuman pun mati..

Sang murobbi yg kebetulan menjadi salah satu anggota team dalam pensterilan tersebut sungguh jeli mengambil ibroh dari proses tersebut..


Ia pun memaparkan kepada kami bahwa keadaan titik didih umum 100 derajat diibaratkan seseorang yang telah memiliki tingkat keimanan dg kualitas kesholihan yang sudah sangat baik, kemudian tekanan tambahan untuk menaikkan suhu ibarat sebuah ujian yang sengaja Allah berikan kepada hambanya yg memang sudah beriman tadi untuk membuktikan apakah orang tersebut benar benar dalam kesholihan..


Seperti halnya air yang seharusnya pada 100 derajat sdh mendidih namun saat di paksa dengan tekanan tambahan airpun menjadi naik suhunya, begitu jg manusia saat ujian berupa tekanan yang datang secara tiba tiba,bila ia mampu melewatinya dengan kesabaran, tidak dengan keluh kesah dan tak kenal kata menyerah dalam berikhtiar maka dengan demikian insya Allah kualitas kesholihannya pun akan semakin meningkat


dari pemaparan sang murrobi tercinta tersebut saya menjadi tersindir..


ujian merupakan proses tarbiyah langsung dari Allah yg sesungguhnya adalah sarana bagi kita untuk lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah swt..

Dengan ujian yang Allah berikan berupa apapun itu bentuknya berarti Allah telah menjembatani langkah kita menuju keridhoanNya, sudah selayaknyalah bersyukur atas nikmat ujian yg diberikan kepada kita.. Karena esensi nikmat sesungguhnya tidak hanya berupa kesenangan semata namun nikmat juga dapat berbentuk ujian kesedihan..


Dan jangan buru buru menjudge Allah tidak adil dengan ujianNya kepada kita dan jangan juga merasa dalam posisi aman bila segala hal selalu dengan mudah kita dapatkan tanpa ujian,atau hidup lurus lurus saja tidak ada hambatan, karena sesungguhnya pada posisi ini pun Allah sedang memberi ujian berupa nikmat kesenangan..

Apabila kita lalai terhadapnya maka kita tidak berhasil melewati ujian ini..


Layaknya ujian sekolah tentu masing masing tingkatan memiliki kesulitan soal tersendiri begitu juga dengan kita,,

Allah hanya memerintahkan kita untuk ikhtiar dalam menghadapi ujian dan cobaan mengenai result itu hak prerogatif Allah.. dan jangan pernah lari dari ujian karena Sama ketika ujian sekolah bila kita lari disaat ujian berlangsung maka kita hanya mendapatkan angka 0 di saat pembagian raport ...


لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا...

" Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya" QS.Al Baqarah :286


أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ


Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. QS Al Ankabut : 2 -3



So don't give up !!!

Keep Hamasah..!!!

Intinya selalu bersyukur dg apapun yg telah Allah swt karuniakan ke kita..


Inspired from MJ, my young bro & my pupils yg lagi nungguin pembagian raport dan ijazah.. ^_^


Ahad, 8 Rajab 1431 H

..sebelum terlelap

masih dalam rangka muhasabah diri.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar